Our Wedding Invitation
Zahra & Beni
Dear :
Tamu Undangan

The Wedding of

Zahra & Beni

Minggu, 1 November 2026

“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran) -Nya adalah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya."

(Ar-Ruum ayat 21)

Kedua Mempelai

Siti Zahra Nurjannah, S.Pd

Putri tunggal dari
Bapak Muchammad Sadikin
Glr. (Rateu Laksemanou)
&
Ibu endawati badroldin
Glr. (rateu indah)

&

Beni Gunawan

Putra Kedua dari
Bapak Riduan Edison
&
Ibu Baiti Anuar Emon

Save The Date

  • 00Hari
  • 00Jam
  • 00Menit
  • 00Detik

Akad Nikah

Jum'at, 30 Oktober 2026

Pukul: 08.00 WIB - Selesai

kediaman Bapak M. sadikin
Glr. (Rateu laksemanou)
Jln 2 bujung tenuk gang TPU butek

Resepsi

Acara malam : sabtu, 31 Oktober 20236

Pukul: 19.30 WIB - Selesai

Acara siang : Minggu, 1 November 2026

Pukul: 09.00 WIB - Selesai

kediaman Bapak M. sadikin
Glr. (Rateu laksemanou)
Jln 2 bujung tenuk gang TPU butek

Love Story

Bagian 1 — Berawal dari Bangku SMA (2017–2019)

Tahun 2017 menjadi awal pertemuan kami. Kami berada di sekolah yang sama, bahkan duduk di kelas yang sama. Namun, pertemuan itu bukanlah kisah cinta pada pandangan pertama. Kami justru lebih sibuk mengejar prestasi dan saling bersaing di bidang akademik. Persaingan kecil itu membuat kami saling mengenal, tetapi hanya sebatas teman seperti teman-teman yang lain.

Di sisi lain, teman-teman sering menjodoh-jodohkan kami. Bagi kami saat itu, semua hanyalah candaan yang berlalu begitu saja. Tidak pernah terlintas bahwa candaan sederhana itu suatu hari akan menjadi doa yang diam-diam diijabah oleh Allah.

Ketika masa SMA berakhir, kami pun melanjutkan perjalanan hidup masing-masing. Jalan kami berbeda, cita-cita kami kami kejar dengan kesungguhan, dan komunikasi perlahan menghilang seiring waktu.

Bagian 2 — Dipertemukan Kembali dalam Waktu Terbaik (2020–2025)

Tahun 2020 menjadi awal cerita baru. Beni memberanikan diri datang menemui orang tua Ara untuk menyampaikan niat baiknya. Namun, saat itu orang tua berpesan agar fokus terlebih dahulu pada pendidikan dan belum mengizinkan untuk menjalin hubungan.

Sejak saat itu, komunikasi kami hadir lalu menghilang, kembali terjalin lalu terputus lagi. Selama bertahun-tahun, kami menjalani kehidupan masing-masing dengan berbagai pengalaman, pelajaran, dan ujian yang membentuk pribadi kami. Hingga pada bulan Agustus 2024, setelah Ara menyelesaikan kuliah dan wisuda, sosok yang pernah hadir itu datang kembali, menemui Ara dan keluarganya dengan niat yang tetap sama. Berselang sekitar satu bulan, Beni kembali datang untuk meminta izin melamar. Namun, sekali lagi orang tua belum memberikan restu karena Ara masih akan melanjutkan studi. Meski demikian, niat baik tidak berhenti di sana. Atas izin Allah, pada momen Idulfitri tahun 2025, Beni datang kembali bersama kedua orang tua serta perwakilan keluarga untuk mengkhitbah Ara secara resmi.

Perjalanan itu ternyata tidak mudah. Banyak kerikil yang menemani langkah kami, baik dari dalam diri maupun dari keadaan di sekitar kami. Berbagai ujian datang silih berganti, tentang pribadi, keluarga, maupun perjalanan kami sendiri. Namun, setiap ujian justru menjadi penguat. Sedikit demi sedikit, kami belajar untuk tetap bertahan, saling menguatkan, dan percaya bahwa Allah sedang menyiapkan waktu terbaik.

Bagian 3 — Dari Candaan Menjadi Doa, Dari Doa Menjadi Takdir (2026)

Setelah perjalanan yang panjang, penuh penantian dan pengorbanan, akhirnya Allah memudahkan langkah kami. Pada tanggal 27 Mei 2026, ditetapkanlah hari untuk melaksanakan akad nikah sebagai awal babak baru perjuangan kami bersama.

InsyaAllah, pada Jumat, 30 Oktober 2026, dua perjalanan yang selama ini berjalan sendiri akan dipersatukan dalam satu ikatan suci.

Jika mengingat kembali, rasanya begitu indah bagaimana Allah menyusun cerita ini. Kami yang dahulu hanya teman sekelas, pernah menjadi saingan dalam akademik, dan sering dijadikan bahan candaan oleh teman-teman, ternyata dipertemukan kembali pada waktu yang telah Allah tetapkan.

Perjalanan ini mungkin terlihat singkat ketika diceritakan, tetapi sesungguhnya dipenuhi penantian, perjuangan, air mata, doa, dan pengorbanan. Kami percaya bahwa tidak ada waktu yang terlalu cepat ataupun terlalu lambat dalam ketetapan-Nya. Sebab pada akhirnya, yang Allah takdirkan akan menemukan jalannya sendiri.

Wedding Gift

Doa Restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami. Dan jika memberi adalah ungkapan tanda kasih Anda, Anda dapat memberi kado secara cashless.

Siti Zahra Nurjannah

1140033444426

Copy No. Rekening

Alamat untuk kirim hadiah :
jalan 2 bujung tenuk gang TPU butek, kelurahan menggala selatan, kec. menggala, kab. tulang bawang

Wishes

Berikan ucapan harapan dan do’a kepada kedua mempelai

Terima Kasih

Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu. Atas kehadiran dan doa restunya, kami mengucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Zahra & Beni

Designed with ❤ by Wedaily