shinta
Shinta Nuriyah, S.Pd
anak ketiga dari
Bapak (Alm.) Imam Fahrudin
& Ibu (Almh.) Partiwi
Temui kami secara virtual untuk menyaksikan acara pernikahan kami melalui tautan di bawah ini:
Awalnya terasa biasa
Tidak ada status “pacaran”, tidak ada janji manis yang diucapkan terburu-buru. Kami hanya memilih untuk saling mengenal - perlahan, tanpa tekanan. Obrolan kami tumbuh dari hal-hal sederhana, tentang hari yang melelahkan, mimpi kecil yang belum tercapai, hingga cerita masa lalu yang membuat mereka saling memahami.
Waktu berjalan
Hari-hari yang dulu terasa asing mulai berubah menjadi kebiasaan. Sapaan pagi menjadi hal yang ditunggu. Doa diam-diam mulai terselip dalam setiap langkah. Kami tidak pernah mendefinisikan hubungan itu, tapi kedekatan mereka terasa lebih dari sekadar teman.
Ada rasa yang tumbuh - tenang, tidak terburu-buru, tapi pasti
Hampir dua tahun berlalu tanpa kami sadari.
Bukan tentang seberapa sering bertemu, tapi tentang bagaimana kami tetap memilih satu sama lain, bahkan di hari-hari yang tidak mudah. Tidak ada drama berlebihan, hanya keseriusan yang perlahan terbentuk dari kepercayaan.
Tanpa melewati fase pacaran seperti kebanyakan orang, kami justru menemukan sesuatu yang lebih kuat yaitu keyakinan. Bahwa hubungan yang dijalani dengan niat baik, kesabaran, dan kejujuran, bisa tumbuh menjadi sesuatu yang layak diperjuangkan seumur hidup.
Akhirnya, keputusan itu datang
Bukan karena terpaksa, bukan karena waktu, tapi karena hati kami sama-sama tahu bahwa ini orang yang tepat.
Dari perkenalan sederhana, tanpa status, tanpa drama, kami melangkah ke satu janji yang lebih besar yaitu Menikah.
Dan sejak saat itu, kisah kami bukan lagi tentang “awal yang tidak biasa”, tapi tentang perjalanan panjang yang akan kami tulis bersama selamanya.
Tanpa mengurangi rasa hormat, bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang ingin memberikan tanda kasih untuk kami, dapat melalui:
Berikan Doa / Ucapan Terbaik Anda Kepada Kedua Mempelai