S|H
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran) -Nya adalah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya."
(Ar-Ruum ayat 21)
Di waktu yang tak pernah direncanakan, Allah mempertemukan aku dan abang melalui perantara seorang teman. Pertemuan itu sederhana, namun diam-diam menjadi awal dari kisah yang kelak bermakna. Bukan karena kesiapan, melainkan karena takdir yang perlahan menemukan jalannya.
Saat itu, hatiku masih tertutup. Ragu, takut, dan enggan berharap. Namun abang memilih bertahan dengan kesabaran—mengetuk tanpa memaksa, mencinta tanpa menuntut—seraya menyerahkan segalanya dalam doa kepada Allah.
Perlahan, Allah melembutkan hati yang sempat gelap. Ragu berubah menjadi yakin, takut berganti tenang. Dari doa-doa yang dipanjatkan, lahirlah keyakinan bahwa cinta yang datang bersama Allah akan selalu menemukan jalannya.
Kini, langkah demi langkah aku dan abang dimudahkan oleh-Nya. Dua hati dipertemukan bukan hanya untuk saling mencinta, tetapi untuk saling menjaga—berjalan bersama dalam ridha Allah, menuju ikatan suci bernama pernikahan.