(Ternyata Sedekat Itu)
17 Februari 2026
Hari pertama kami bertemu
Kalau waktu itu kami tahu bahwa seseorang yang sedang kami kenal ternyata tinggal begitu dekat, mungkin kami akan bertanya-tanya kenapa baru sekarang Allah mempertemukan kami?
Selama ini kami berada di lingkungan yang sama, melewati jalan yang mungkin sama, bahkan ternyata kami adalah tetangga. Tapi lucunya, kami baru benar-benar saling mengenal lewat sebuah follow di Instagram.
Dari satu follow, berlanjut menjadi sebuah DM. Dari DM, menjadi percakapan. Dari percakapan, menjadi pertemuan. Dan dari pertemuan itu, perlahan tumbuh sesuatu yang tak pernah kami rencanakan.
Mungkin memang begitulah cara Allah bekerja. Menyimpan seseorang begitu dekat, lalu mempertemukannya di waktu yang tepat, dengan cara yang sama sekali tidak pernah kami sangka.
Perjalanan Bersama
Seiring berjalannya waktu, kami mulai mengenal satu sama lain lebih dalam. Obrolan kecil berubah menjadi tawa panjang, dan pertemuan singkat berubah menjadi kebersamaan yang selalu kami nantikan.
Keyakinan
Perjalanan ini mengajarkan kami arti kesabaran, keikhlasan dan betapa indahnya menemukan seorang yang membuat hati merasa pulang. Dari situlah, kami yakin bahwa inilah cinta yang ingin kami jaga selamanya.
Lamaran
Sebuah niat baik diungkapkan dengan sederhana, namun membawa makna yang begitu besar. Bukan sekadar tentang sebuah cincin, melainkan tentang keberanian untuk mengatakan, “Mari kita lanjutkan perjalanan ini bersama.”
22.11.2026 — satu tanggal, satu janji, dan satu langkah menuju selamanya.
Hari Bahagia
Dan kini, tibalah kami pada babak baru kehidupan. Dengan penuh syukur, kami mengundang keluarga dan sahabat untuk menjadi saksi bersatunya dua hati dalam ikatan suci pernikahan.
Tanpa mengurangi rasa hormat, bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang ingin memberikan tanda kasih untuk kami, dapat melalui:
Berikan Doa / Ucapan Terbaik Anda Kepada Kedua Mempelai