Kami tidak memulai dengan cerita yang indah bahkan diawal kami hanyalah dua orang asing yang berjalan diarah masing masing tanpa menyangka akan dipertemukan satu takdir yang sama.
Waktu mempertemukan kami dalam keadaan yang tidak sempurna luka yang sepenuhnya belum sembuh, ada cerita lama yang masih tersisa namun justru disitulah kami belajar bahwa tidak mungkin kami dipertemukan tanpa alasan.
Perjalanan kami tidak selalu dihiasi tawa. Ada air mata yang jatuh diam diam ada ego yang harus dipatahkan dan ada luka yang mengajarkan bertahan. Berkali-kali kami belajar bahwa cinta bukan tentang menemukan seseorang yang sempurna, melainkan tentang memilih untuk tetap tinggal meski telah melihat segala kekurangannya dalam setiap ujian kami tidak hanya belajar mencintai tetapi juga belajar menjadi pribadi yang lebih baik untuk satu sama lain.
Kami pun memahami bahwa cinta yang baik bukan yang tergesa-gesa melainkan yang dipersiapkan dengan kesungguhan bukan hanya tentang bersamanya tapi tentang bagaimana saling membawa menuju kebaikan ridha-Nya.
Hari ini kami memilih untuk melangkah dengan yang lebih serius mengikat bukan hanya perasaan tetapi juga tanggung jawab dalam sebuah janji suci.