meri
Meri Nadila, S.Gz
Putri ke-1 dari
Bapak Afrizal & Ibu Yunida wati (almh)
adra
Adra Suganda
Putra ke-1 dari
Bapak Hendrison & Ibu neti handayani
Awal Kisah
Tidak pernah kami sangka, dua orang asing yang berjalan dijalan hidup masing-masing akan dipertemukan oleh semesta. Berawal dari sapaan sederhana, tumbuh percakapan yang tak pernah terasa membosankan. Hari demi hari, tanpa disadari, nama yang dulu biasa saja perlahan menjadi doa yang selalu ingin disebutkan.
Saling mendewasakan
Perjalanan kami tidak selalu dihiasi tawa. Ada air mata yang jatuh diam-diam, ada ego yang harus dipatahkan, dan ada luka yang mengajarkan arti bertahan. Berkali-kali kami belajar bahwa cinta bukan tentang menemukan seseorang yang sempurna, melainkan tentang memilih untuk tetap tinggal meski telah melihat segala kekurangannya. Dalam setiap ujian, kami tidak hanya belajar mencintai, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang lebih baik untuk satu sama lain.
Lamaran
Di antara banyaknya kemungkinan yang ditawarkan kehidupan, hati kami tetap memilih tempat yang sama, satu sama lain. Dengan segala cerita yang telah kami lalui, kami memahami bahwa cinta sejati bukanlah tentang seberapa cepat menemukan pasangan hidup, melainkan tentang siapa yang tetap memegang tangan kita ketika hidup sedang tidak baik-baik saja. Sampai pada akhirnya, pada Januari 2026 kami dipertemukan dalam sebuah ikatan yang penuh do’a dan restu keluarga.
Awal selamanya
Bukan karena bertemu lalu berjodoh. Tetapi karena berjodohlah, maka Allah mempertemukan kami dengan cara terbaiknya. Sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Ali bin Abi Thalib : “Apa yang menjadi takdirmu, akan menemukan jalannya untuk menemukanmu.”
Tanpa mengurangi rasa hormat, bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang ingin memberikan tanda kasih untuk kami, dapat melalui: