D|A
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran) -Nya adalah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya."
(Ar-Ruum ayat 21)
Percayalah, tidak ada satu pun kebetulan di dunia ini. Dua orang asing akan di pertemukan oleh semesta. Berawal dari sapaan di parkir Gedung A saat kami akan duduk di bangku perkuliahan, awalnya hanya sapaan biasa, tumbuh percakapan yang tak pernah membosankan. Hari demi hari, tanpa disadari nama yang dulu biasa saja perlahan menjadi doa yang selalu ingin disebutkan.
Yahhh, ini baru awal untuk kita mengenal lebih dekat. Perjalanan kami tidak selalu dihiasi tawa. Ada air mata yang jatuh diam-diam, ada ego yang harus dipatahkan, dan ada luka yang mengajarkan bertahan. Berkali-kali kami belajar bahwa cinta bukan tentang menemukan seseorang yang sempurna, melainkan tentang memilih untuk tetep tinggal meski telah melihat segala kekurangan nya. Dalam setiap ujian, kami tidak hanya belajar mencintai tetapi juga belajar menjadi pribadi yang lebih baik untuk satu sama lain.
Dengan candaan, aku mau hubungan kita yang ke 5 tahun lamar aku ya, mungkin itu hanya kalimat biasa, tapi hari itu dia menepati janjinya dan membuktikan dengan membawa seluruh keluarga besarnya. Diantara banyaknya kemungkinan yang ditawarkan kehidupan, hati kami tetap memilih tempat yang sama, satu sama lain. Dengan segala cerita yang telah kami lalui, kami memahami bahwa cinta sejati bukanlah tentang seberapa cepat menemukan pasangan hidup, melainkan tentang siapa yang tetap menggenggam tangan kita ketika hidup sedang tidak baik-baik saja.
Hari ini, dua doa menyatu menjadi satu tujuan. Dihadapan Sang Pencipta, kami mengukir janji suci untuk memulai hidup baru. Pernikahan ini bukanlah akhir, melainkan gerbang menuju petualangan abadi yang kami akan tempuh bersama.