Sabtu, 30 Mei 2026
"Jadi mereka bukan lagi dua orang, tetapi satu. Itu sebabnya apa yang sudah dipersatukan oleh Allah tidak boleh diceraikan oleh manusia."
( matius 19:6)
Setelah sekian lama tanpa kabar, mereka dipertemukan kembali oleh waktu yang tak terduga. Awalnya canggung, namun perlahan obrolan mereka mengalir seperti dulu, seolah jarak dan diam tak pernah ada. Mereka pun memutuskan untuk berjalan bersama, mengisi hari-hari dengan cerita baru yang lebih dewasa. Kali ini, mereka memilih untuk saling menjaga, agar perjalanan yang sempat terhenti tak lagi berakhir tanpa arah.
Setelah sekian lama tanpa komunikasi, mereka kembali dipertemukan dengan versi diri yang lebih matang. Perlahan, mereka belajar saling terbuka, berbagi cerita yang dulu sempat terpendam. Bersama, mereka tumbuh, saling menguatkan dan menerima kekurangan masing-masing. Kini, perjalanan mereka bukan lagi tentang masa lalu yang hilang, melainkan tentang masa depan yang dibangun bersama.
Di antara ragu yang pernah singgah, mereka menemukan keyakinan bahwa hati ini ingin tetap bersama. Mereka memilih untuk berjalan seiring, saling menggenggam saat langkah terasa berat. Dengan penuh percaya, mereka berjanji untuk tumbuh bersama, apa pun yang akan datang.
Tepat 6 September 2025, di momen yang sederhana namun penuh makna, ia mengucap lamaran dengan hati yang mantap. Dengan mata yang saling menatap, mereka berjanji untuk selalu mendampingi, baik dalam suka maupun duka. Sejak saat itu, cinta mereka bukan hanya tentang rasa, tetapi juga komitmen untuk berjalan bersama selamanya.
Tepat 30 Mei 2026, mereka mengikat janji suci pernikahan dalam suasana penuh haru dan kebahagiaan. Dengan genggaman tangan yang erat, keduanya berikrar untuk setia saling menjaga dalam setiap langkah kehidupan. Hari itu menjadi awal dari perjalanan baru, menapaki masa depan bersama dengan cinta yang tak lagi sekadar janji, melainkan kenyataan yang akan mereka jalani selamanya.
Wedding Gift
Wishes