MEMORI
2012
Kita pernah menjadi dua bintang di langit yang sama-sama terlihat, namun tak saling tahu arah cahaya satu sama lain. Di bangku sekolah tingkat menengah pertama (SMP), kita sempat duduk di ruang yang sama, namun hati kita masih asing, layaknya dua buku di rak yang belum sempat dibuka bersamaan.
MENGATUR JARUM TAKDIR
2014
Lalu waktu mengatur ulang jarum takdir. Tahun 2014 menjadi halaman pertama yang akhirnya kita baca bersama. Sebuah film "Teman Tapi Menikah" menjadi cermin, dan tanpa sadar, kita adalah tokoh yang sedang diceritakan teman yang ditulis semesta untuk lebih dari sekadar kisah sementara.
Namun, seperti hujan pertama yang hanya menyapa tanah sebentar, pertemuan itu berlalu Kita kembali pada dunia masing-masing, membiarkan kenangan tumbuh diam-diam, seperti bunga liar yang mekar tanpa disuruh.
LANGIT MEMPERTEMUKAN KITA KEMBALI
2016
Hingga pada 10 Januari 2016 langit mempertemukan kita kembali. Bukan sebagai dua tokoh asing, tapi sebagai dua hati yang telah siap menyusun rencana di atas peta yang sama. Kita saling tumbuh, saling memahami, dan saling menambal luka yang tak pernah diceritakan sebelumnya.
MENJADI SATU TUJUAN
2026
05-07-2026 menjadi hari yang hangat, hari dimana dua arah memilih untuk menjadi satu tujuan. Ia datang membawa niat tulus bersama restu kedua orang tua, setelah 12 tahun saling mengenal kami semakin mengerti satu sama lain, belajar menerima kekurangan, menguatkan disaat rapuh dan tumbuh bersama dalam setiap prosesnya, perjalanan kami bukan tanpa ujian dan sampai dititik ini bukan karena semuanya mudah, tapi karena kami tidak pernah benar-benar berhenti berjuang. Kami memilih satu sama lain,lagi dan lagi.
MENYATUKAN HARAPAN
2026
Dan kini kita melangkah ke 08 November 2026 seperti pagi yang menjanjikan hari ketika aku dan kamu akhirnya menjelma menjadi "kita" secara utuh.
Kisah kita bukan cerita yang menggebu, tapi yang merambat perlahan, mengakar kuat, dan tumbuh tanpa paksaan. Bukan tentang siapa datang lebih dulu, tapi siapa yang bertahan dan saling menjemput di ujung jalan yang sama. Menyatukan harapan-harapan, semoga nantinya akan tetap berjalan bersama, menerjang berbagai sudut kehidupan sampai akhir dunia. Karena pada akhirnya, rumah bukanlah sebuah tempat, melainkan seseorang yang selalu kita pilih untuk pulang.
#guarDIANforMARISSA
Tanpa mengurangi rasa hormat, bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang ingin memberikan tanda kasih untuk kami, dapat melalui: