“What counts in making a happy marriage is not so much how compatible you are, but how you deal with incompatibility. A great marriage is not when the perfect couple comes together. It is when an imperfect couple learns to enjoy their differences.”
Kepada Yth. Bapak / Ibu /Saudara/i
Tamu Undangan
Rabu, 4 November 2026
I
K
“ Dan di antara tanda-tanda (kebesaran) -Nya adalah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya "
( Ar-Ruum ayat 21 )
Assalamualaikum Wr. Wb.
Dengan memohon rahmat dan ridho Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk menghadiri Resepsi Pernikahan kami.
The Groom
Inzar Assalafi Sholeh, A.Md.M.
anak Pertama dari
Bapak Suprayitno Dan Ibu Agustini
The Bride
Kori Auga Islamirta, M.Pd., Gr.
anak Pertama dari
Bapak Irpan, S.Pd. Dan Ibu Anita, S.Pd.
Kisah kami telah dimulai jauh sebelum kami menyadarinya. Pada tahun 2012, Inzar dan Kori sama-sama bersekolah di MAN 1 Lampung Timur. Kami pernah berada di kelas yang sama selama kurang lebih satu bulan. Kami juga ternyata mengikuti ekstrakurikuler seni yang sama selama bersekolah.
Namun lucunya, pada masa itu kami hampir tidak saling mengenal. Hanya tahu nama, pernah berada di ruang yang sama, dan menjalani hari-hari sebagai dua orang yang kebetulan berjalan di tempat yang sama.
Tak lama kemudian, kami mengambil jalan masing-masing.
Hari perpisahan sekolah 2015 menjadi akhir dari satu bab kehidupan kami. Setelah itu, waktu membawa kami semakin jauh—hingga kami menjalani kehidupan masing-masing tanpa pernah menyangka bahwa kisah kami belum benar-benar berakhir.
Sebelas tahun berlalu.
Di penghujung Februari, sebuah pertemuan sederhana kembali mempertemukan kami. Bukan di sekolah, bukan melalui teman, dan bukan pula dalam sebuah rencana yang telah disiapkan.
Hanya sebuah pertemuan yang tidak disengaja di sebuah ruang virtual.
Dari sana, kami mulai berbincang, bermain bersama, bertukar cerita, dan perlahan mengenal kembali seseorang yang ternyata pernah hadir dalam bagian kecil dari masa lalu kami.
Awalnya, kami hanya merasa menemukan seorang teman yang begitu nyaman untuk diajak berbicara.
Namun di balik percakapan-percakapan sederhana itu, tumbuh saling ketertarikan satu sama lain.
Tidak ada satu momen pasti ketika semuanya berubah.
Perasaan itu hanya tumbuh perlahan—sampai akhirnya kami sama-sama menyadari bahwa hubungan ini telah menjadi sesuatu yang lebih berarti.
Sebelas tahun berlalu, kami memutuskan untuk melangkah bersama. Dengan niat baik dan penuh kesungguhan, pertemuan keluarga pun dilaksanakan di Palembang pada 15 Mei 2026.
Pada 31 Agustus 2026, kami mengikat komitmen melalui sebuah lamaran. Sebuah langkah kecil menuju perjalanan yang lebih besar, dengan harapan semoga setiap langkah kami senantiasa dilancarkan, dipermudah, dan dipenuhi kebaikan.
Dari dua insan yang pernah berjalan sendiri, kini kami memilih untuk berjalan bersama. Semoga kisah ini menjadi awal dari rumah yang penuh cinta, ketenangan, dan keberkahan.
Our Gift
Berikan Doa / Ucapan Terbaik Anda Kepada Kedua Mempelai
Rabu, 4 November 2026