Kamis, 10 september 2026
Setelah 6 bulan tanpa komunikasi tiba-tiba muncul pesan wa dari abang “tambah cantik aja” sejak saat itu obrolan kami kembali hidup dan aku tau dia laki-laki yang tidak pernah menyerah untuk kedua kalinya dia menyatakan perasaannya, dia memberi waktu aku untuk berfikir, saat itu aku belum sepenuhnya yakin “jalanin aja dulu” begitu jawaban yang kuberikan tidak menetapkan status bahwasannya aku menerima cintanya. Namum seiring berjalannya waktu benih benih cinta itu mulai tumbuh, aku mulai nyaman dengan kehadirannya dan aku kagum dengan sosoknya yang begitu tenang dan penyayang, hingga pada 28 Maret 2025 obrolan abang mulai serius membahas tentang masa depan bersama dan berniat ingin meminta izin kepada ayah dan ibu untuk melamar.
Atas kehendak Allah serta restu dari orang tua, kami melangsukan lamaran di rumahku yang beralamatkan Soponyono Lampung, kami resmi menjadi pasangan meski tepisah oleh jarak Jambi-Lampung. Setelah lamaran perjuangan cinta kami masih harus diuji dengan surat perintah tugas yang mengharuskan abang berangkat satgas Papua selama kurang lebih 1 tahun lamanya, meski terpisah jarak Lampung-Papua, kami saling mendoakan dan menguatkan, LDR tidak melemahkan cinta kami, tidak mungkin Allah membawa kami sejauh ini hanya untuk gagal. Kami percaya bukan bertemu lalu berjodoh, tapi karna berjodohlah makanya kami bertemu. 5 Juni 2026 abang pulang satgas kami bertemu kembali setelah penantian panjang.
Kami memutuskan untuk mengikrarkan janji suci pernikahan pada 10 September 2026 yang akan menjadi awal selamanya dihadapan sang pencipta. Memulai hidup baru bersama dengan tujuan Sakinah Mawaddah Warahmah.
Wedding Gift
Wishes