2018
Rasa yang Terpendam di Wamena
Garis cerita kami dimulai di timur Indonesia, saat kami sama-sama berjuang di tanah perantauan, Wamena, Papua. Namun saat itu, rasa ragu membuat kami memilih menyimpan perasaan masing-masing. Kami hanya menjadi pengagum rahasia, memendam rasa tanpa pernah berani mengakui satu sama lain.
2024
Pertemuan Kembali & Awal Perjuangan Jarak
Enam tahun berselang, takdir menuntun kami untuk kembali berkomunikasi. Rasa yang dulu terpendam ternyata tidak pernah hilang dan akhirnya menemukan jalannya. Kami memutuskan untuk berkomitmen, meski harus terpisah jarak yang sangat jauh. Dia di Batam dan aku di Balige.
2024-2026
Pembuktian dari 2 Tahun LDR
Dua tahun kami mengarungi hubungan jarak jauh. LDR bukanlah hal yang mudah, namun lewat ruang dan waktu ini kami belajar arti rindu yang mendalam, kepercayaan yang kokoh, serta cara mendewasakan rasa untuk saling menjaga komitmen.
2026
Berlabuh di Tujuan Akhir
Setelah melewati perjuangan panjang dan pembuktian kesetiaan, kini tiba waktunya jarak menyudahi tugasnya. Sejauh apa pun kami merantau, hati kami selalu tahu jalan untuk pulang. Di tahun ini, kami membulatkan tekad untuk menyatukan dua hati dalam ikatan pernikahan yang kudus.
Tanpa mengurangi rasa hormat, bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang ingin memberikan tanda kasih untuk kami, dapat melalui:
Berikan Doa / Ucapan Terbaik Anda Kepada Kedua Mempelai