O|Z
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran) -Nya adalah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya."
(Ar-Ruum ayat 21)
Di tahun 2019 tidak ada yang menyangka bahwa sebuah pertemuan sederhana di Facebook akan menjadi awal dari kisah yang begitu berarti.
Saat itu, kami satu kecamatan beda desa tapi tidak saling mengenal. Berawal dari sebuah komentar story di Facebook yang kemudian berlanjut menjadi pertemanan lalu bertukar nomor WA.
Awalnya hanya saling menyukai postingan dan sesekali bertukar pesan singkat. Tidak ada yang istimewa, hanya obrolan ringan untuk mengisi waktu.
Namun, seiring berjalannya waktu, percakapan kami menjadi semakin sering. Dari sekadar menanyakan kabar, berbagi cerita tentang aktivitas sehari-hari, hingga saling mendukung dalam berbagai keadaan. Tanpa disadari, rasa nyaman mulai tumbuh di antara kami.
Tidak ada prosesi lamaran yang kami selenggarakan. Kami memilih untuk mempertemukan kedua keluarga dalam suasana yang sederhana dan penuh kehangatan, sebagai langkah awal menyatukan dua keluarga dalam ikatan yang lebih erat.
Hubungan ini berjalan pelan tapi pasti, hingga kami harus belajar mencintai dari jauh.
6 tahun lamanya, jarak menjadi guru yang menguatkan kami
mengajarkan kesabaran, kepercayaan, dan bagaimana memilih satu sama lain setiap hari.
Semua rindu itu menemukan rumahnya, dan ketika jarak mengecil, kami tahu bahwa inilah saatnya mengubah rindu menjadi rumah. Kami akhirnya tiba pada bab paling indah.
Dari berjauhan bertahun-tahun, dari panggilan video panggilan suara, hingga janji masa depan.
LDR kami berakhir di pelaminan bukan perpisahan. Kami merayakan akhir dari LDR, dan awal dari hidup bersama sebagai suami dan istri.
Kami, Oka & Zelda, sudah membuktikan bahwa LDR pun bisa menang.
Jarak berakhir, rindu terbayar.
Buat kalian yang masih bertahan dalam LDR jangan menyerah ya….
Kami pernah berada di posisi itu dan hari ini, kami berdiri di pelaminan sambil berkata
“LDR juga bisa bahagia. LDR juga bisa menang” seperti kisah kami.