Rabu, 24 Juni 2026
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran) -Nya adalah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya."
(Ar-Ruum ayat 21)
Beranjak dari pertemuan tak terduga tersebut menjadi titik awal dalam membangun percakapan kecil yang memantik untuk saling mengenal lebih jauh. Ditengah diskusi dan obrolan yang kian intens secara tak terduga mengungkapkan adanya kesamaan mengenai harapan terkait masa depan & karir, yang dimana dalam hal ini juga banyak mengungkapkan adanya kesamaan frekuensi, pola pikir dan sudut pandang dalam menyikapi hal-hal dinamika yang terjadi yang akhirnya perlahan menimbulkan rasa ketertarikan satu dengan yang lain.
Memasuki fase ini banyak hal-hal yang terjadi & sukar untuk diceritakan. Kesan, momentum dan hubungan yang sempat terjadi sebelumnya perlahan kian hilang bagaikan tak pernah saling mengenal. Dimana antar kepribadian satu dengan yang lain fokus dan sibuk mengembangkan diri mengurai cita-cita, mimpi-mimpi, karir dan rencana masa depan, yang tanpa kami sadari membuat jarak kecil yang perlahan seolah memisahkan jarak diantara kita sehingga menggerogoti persamaan dan perasaan sebelumnya bagai mengubur dan mengikhlaskan harapan yang sempat terbangun sebelumnya dengan masing-masing menjalani berbagai aktivitas baru hingga masing-masing menjalin hubungan dengan orang yang baru.
Setelah tak saling mengabari dan minim komunikasi hingga mencapai waktu yang tak terhitung lamanya mungkin memasuki durasi waktu tahunan yang entah bagaimana caranya kami bertemu kembali dengan cerita yang berbeda, meski ada sebagian kecil perasaan yang sama. Dalam hal ini kami tak lagi sama dengan nuansa sebelumnya dimana kami saling menjaga jarak, hubungan, hingga perasaan, menghormati satu dengan yang lain dan mulai saling mendukung untuk fokus dengan aktivitas dan tujuan masing-masing disertai saling mengasihi antar pasangan masing-masing.
Pada tahapan ini percakapan kecil mulai terbangun lagi diantara kami, mungkin dengan kesamaan nasib hingga rangkaian dinamika yang menyelimuti hari-hari yang semua itu berbarengan waktu dengan menempuh semester akhir. Tanpa kami sadari kami perlahan menjadi sandaran dalam mengarungi gelar sarjana dimana masing-masing kami saling mendukung hingga saling menguatkan satu dengan yang lain, tanpa kami sadari perlahan melahirkan momen-momen kecil hingga berbagi ruang untuk bersama sekedar berbagi cerita dan saling memotivasi untuk menuntaskan tahapan sarjana pendidikan tinggi. Momen ini perlahan membuat kami saling mengisi hingga saling bersama yang melahirkan titik terang mengenai harapan serta perasaan yang sempat tertunda sebelumnya, kamipun perlahan mulai menghabiskan waktu bersama dengan diiringi komunikasi diskusi yang makin berirama. Meski dengan kampus yang berbeda plot twiss nya kamipun wisuda dalam satu tahun yang sama. Pada history ini kami memutuskan untuk saling mencoba menjalin kisah asmara. Tepat pada 21 Desember 2023 dihari wisudanya, ditengah riuhnya nuansa gembira lalu lalang keluarga dalam menyambut, menerima dan menyaksikan penyerahan gelar sarjana, saya berkesempatan untuk menghadiri dan dibawa langsung sekaligus diperkenalkan dengan keluarga besarnya serta mendampinginya dalam prosesi rangkaian acara wisuda.
Memasuki fase ini merupakan fase krusial dimana dalam setiap langkahnya kami mulai belajar dan mulai memahami dari dua sudut pandang kepala yang berbeda, perjalanan kami dipenuhi lika liku badai yang siap menerjang bak kapal kerompong yang siap tenggelam sewaktu-waktu tanpa memberi aba-aba, menguji setiap sudut komunikasi, pengertian, kepercayaan, kesetiaan, hingga rencana masa depan. Dan dari dinamika itulah perlahan menumbuhkan pengertian dan rasa sayang yang membuat kami bertahan. Namun setelah melewati gejolak panjang penuh perbedaan dan pembelajaran hidup, kamipun memutuskan untuk terus bersama berjuang melawan kemustahilan yang ada.
Dengan segenap keyakinan dan kesungguhan hati akhirnya kami memutuskan untuk terbuka dan berdiskusi mengajukan keinginan kepada orang tua masing-masing yang dimana memutuskan satu keputusan sakral saling berkomitmen melabuhkan hati, menjajaki samudra baru dalam ikatan yang lebih mendalam ke jenjang pernikahan. Bukan karena segalanya sempurna tapi karena kami siap tumbuh bersama dalam segala ketidaksempurnaan.
Minggu, 11 Januari 2026 kedua belah pihak keluarga memutuskan saling bertemu bermusyawarah mengenai tindak lanjut dari hubungan tersebut. Dengan hasil musyawarah dan restu dari kedua belah pihak, prosesi ikatan pun diberlangsungkan sebagai bentuk keseriusan menuju pernikahan. Dengan penuh rasa syukur kepada Allah SWT kami akan mengikat janji suci pada 23 Juni 2026 untuk melangkah berdampingan dalam ikatan halal yang di ridhai nya.
Wedding Gift
Wishes