Terlalu panjang jika harus diceritakan dari awal.
Karena cinta kamu bukan tentang bagaimana semuanya dimulai..
Melainkan tentang bagaimana kita bertahan.
Kami hanya dua insan biasa yang ditakdirkan untuk saling menggenggam.. Melewati badai menikmati pelangi, hingga sampai dititik ini.
Ribuan tangis, jutaan tawa, menjadi saksi bagaimana Kata “YAKIN” Terus kami ucapkan untuk menguatkan hati yang sempat rapuh.
Hingga pada suatu hari yang penuh haru, kami mempertemukan dua keluarga, menyatukan doa-doa dalam satu restu.
Tidak selalu mudah
Tidak selalu setenang yang terlihat.
Namun kami memilih percaya – bahwa sang Maha cinta tak pernah salah menuliskan takdir.
Dengan segala harap dan pasrah kami menanti hari dimana sebuah janji suci akan terucap, mengikat dua jiwa dalam satu arah.
Akan tiba hari itu…
Hari dimana kami memulai perjalan baru sebagai “kita”
Doakan semoga langkah kami selalu diliputi lembutnya takdir dan keberkahan.