vania
Fanisa Ayulia
anak ke-2 dari
Bapak Enang Aji & Ibu Ipah Hanipah
naufal
Muhammad Naufal
anak ke-1 dari
Bapak Heru Prasetyo & Ibu Nurnelia
Tidak ada pertemuan yang benar-benar kebetulan. Kami percaya, setiap langkah telah diatur dengan cara yang paling indah oleh Allah Swt.
Kisah ini berawal dari sebuah pertemuan dalam dunia bisnis. Di bulan Agustus 2025, tak disangka pertemuan yang awalnya hanya sebatas urusan bisnis justru menjadi awal dari cerita yang lebih bermakna. Dari sana, komunikasi terjalin, rasa nyaman tumbuh, dan ketulusan mulai terasa.
Hanya berselang satu minggu, ia memberanikan diri datang ke rumahku dari jakarta ke bandung yang setiap bertemu ia rela pulang malam dengan sendirian hanya untuk bertemu orang tua ku dan diriku.
"gapapa demi princess kuu" ujar dia
Bukan dengan tangan kosong, melainkan dengan banyak kejutan yang spesial dan penuh arti. Sejak saat itu, aku tahu perhatiannya bukan sekadar singgah.
Waktu berjalan dan setelah tiga bulan saling mengenal, ia membuktikan keseriusannya dengan memberikan sebuah cincin. Bukan hanya sebagai perhiasan, tetapi sebagai simbol janji, komitmen, dan niat baik untuk masa depan.
Hingga akhirnya, pada 3 Mei dengan penuh keyakinan dan doa, ia mengajakku untuk melangkah ke tahap yang lebih sakral yaitu menikah. Sebuah keputusan besar yang lahir dari rasa cinta, kepercayaan, dan keinginan untuk tumbuh bersama.
Kini, dengan penuh syukur kami siap memulai perjalanan baru. Menyatukan dua hati dalam satu ikatan suci, saling menggenggam tangan, dan berjalan bersama menuju masa depan yang kami doakan penuh keberkahan, kelimpahan dan kebahagiaan Aamiinn allahumma aamiinn.
Tanpa mengurangi rasa hormat, bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang ingin memberikan tanda kasih untuk kami, dapat melalui:
Berikan Doa / Ucapan Terbaik Anda Kepada Kedua Mempelai